Global Warming Bukan Sekedar Isu

Well, beberapa tahun belakangan panas bumi terus meningkat, hal ini benar-benar terasa apalagi ketika kita berjalan di tengah hari bolong (pastinya). Hari demi hari air raksa dalam termometer yang nempel di pintu lemariku terus meningkat, sekarang tidak penah mencapai dibawah 27 derajat celcius, selalu dan selalu diatas itu. Bagaimana bumi gak ngrasa panas wong hutan lebat yang dulu terhampar bagai permadani itu terus-terusan dipangkas, bukit-bukit di sikat untuk jalan pintas TOL, tanahnya terus-terusan dikeruk habis untuk bahan bangunan. Huah gerah memang ketika kita mengamati kondisi yang terjadi beberapa tahun belakangan.

Anyway menurut pakar klimatologi suhu bumi akan terus meningkat dan diperkirakan menjelang tahun 2010 suhu bumi akan konstan bertambah dengan rata-rata 2,5 derajat celcius, hal ini berakibat air laut akan mengalami peningkatan yang disebabkan terus melelehnya es di kutub dan juga ekosistem kutub menjadi terganggu. Coba bayangkan ketika volume air laut terus-menerus meningkat? hmm perlahan-lahan tapi pasti daratan akan ditelan oleh lautan, lalu? dapat kita bayangkan sendiri seperti apa yang akan terjadi.

Beberapa hari lalu teman-teman aktivis greenpeace nongkrong dan mengadakan lawatan di bilangan jakarta (yang aku sendiri pun gak menghadirinya). Mengapa mereka kumpul-kumpul di Indonesia? menurut salah satu teman baikku di greenpeace, mereka membicarakan isu yang sekarang memang bukan isu lagi yaitu Pemanasan Global dan mereka melakukan Forest Scaning untuk Indonesia yang cukup parah kerusakan hutannya, tidak hanya sekedar itu mereka juga membicarakan mengenai konsep-konsep lingkungan menjelang konfrensi kyoto yang akan diselenggarakan di Bali beberapa waktu kedepan.

Huah memang perjuangan untuk kaum dan aktivis yang merisauikan dan peduli tentang lingkungan jelas-jelas masih panjang. Semua perjuangan yang dilakukan para aktivis jelas harus dan wajib diperhatikan dan didukung oleh pemerintah, jangan sampai pemerintah terkesan menutup-nutupi kepada publik mengenai kerusakan lingkungan yang terjadi. Eit tidak hanya pemerintah, kita-kita sebagai masyarakat apalagi para blogger yang disinyalir aktif menuliskan kejadian-kejadian harian tentunya harus mendukung upaya-upaya pelestarian lingkungan (menurutku tepatnya perbaikan lingkungan). Lalu apa yang harus kita lakukan untuk melakukan upaya perbaikan lingkungan? coba mulai dari lingkungan terkecil kita yaitu rumah, coba mulai perbanyak menanam tanaman hijau dan rindang, gak perlu yang ribet-ribet coba mulai belajar mencangkok tanaman yang berbuah, selain adem toh kita juga dapet buahnya ntar hehehe. Yuk kita bareng-bareng dari mulai sekarang berupaya untuk menjawab isu Global Warming yang sekarang bukan isu itu. :peace:


Powered by ScribeFire.

» Read More...

Gift For Earth





Powered by ScribeFire.

» Read More...

Stop Whaling

» Read More...

Hitung Mundur Untuk Hari Bumi 2007

What a hard day.....



Selamat pagi, siang, sore dan malam kawan.



22 April memang masih beberapa bulan kedepan, namun sangatlah singkat untuk ditapaki dengan aktifitas berarti. Mengingat tinggal beberapa bulan untuk menjelang hari bumi, alangkah baiknya sedari dini kita sedikit merenungkan apa yang telah kita perbuat pada alam, apa yang telah kita dapatkan dari alam dan semua sudut bumi yang telah kita eksploitasi demi nafsu manuiawi. Mari sejak sekarang kita mulai mengevaluasi apa yang telah menyebabkan beberapa bencana di negeri kita kian menjadi-jadi. Mari sejenak kita flashback untuk kota Porong-Sidoarjo sebelum bencana yang diakibatkan kelalaian PT. Lapindo Gila dengan bencana lumpur panasnya yang telah menelan wilayah pemukiman dan juga lahan pertanian bahkan nyawa manusia.



Apakah ibu pertiwi kita tercinta telah membenci ulah para manusia serakah? apakah alam benar-benar marah dan mengutuk manusia? yang jelas semua itu adalah sesuatu yang kita petik sebagai hasilnya, bayi haram yang terlahir akibat ibu pertiwi tercinta diperkosa beramai-ramai dan bergantian tak henti-henti oleh manusia-manusia serakah. Beberapa aksi untuk mengutuk PT.Lapindo pun tersandung, jalan hukum yang telah dilakukan oleh beberapa rekan-rekan pemerhati lingkungan terkatung-katung terlebih sekarang yang mana pemerintah dan media massa terfokus pada kecelakaan pesawat Lion Air. Ironis, wapres memberi bonus aka hadiah khusus pada nelayan yang menemukan sobekan puing pesawat, pemerintah menganggarkan dana khusus untuk misi pencarian bangkai pesawat namun masih tak terdengar solusi untuk korban PT.Lapindo. Janji tinggal janji, Lapindo lari dari tanggung jawab dibantu petinggi.



Lha wong katanya bencana nasional tapi ngadem-ngadem aja tuh, coba urut yang katanya tergolong bencana nasional, mulai dari Aceh, Jogja dan yang lainnya huh ternyata penanganannya hanya seperti telor setengah mateng, katanya recovery lha kok malah jadi dilema sehari-hari.



Apapun yang terjadi mari kita bersama-sama untuk sejenak mengheningkan cipta, evaluasi dan merenungkan semuanya lalu mari kita bersama menghargai bumi yang kita pijak dengan cara kita masing-masing, sedikit-sedikit belajar untuk mencintai alam, menyikapi alam seperti kita menyikapi badan kita sendiri, mulai dari lingkungan terdekat disekitar kita, sampah-sampah kecil, belajar mendaur ulang, hargai udara yang masih bisa kita hirup.



Finally lets together counting down for earth day 2007, lets act to save the earth. Ready to act ????





-------------------------------

Untuk Bumi, Laut, Langit dan Hutan Tercintaku





performancing firefox

» Read More...

 
Berita Terbaru dan Terkini 2011
Blogger Template by Mr.PK Host at Blogger.com